‎Lombok Timur (FaktaOne) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur bergerak cepat menyalurkan bantuan darurat kepada masyarakat yang membutuhkan.

‎Kali ini, bantuan tersebut diberikan kepada korban bencana alam, kebakaran, serta penderita penyakit kronis. Hal ini sebagai bagian dari komitmen BAZNAS untuk membantu masyarakat dalam kondisi darurat.

‎Ketua BAZNAS Lombok Timur, H. Muhammad Kamli, menyebut penyaluran bantuan ini adalah bentuk kepedulian BAZNAS terhadap penderitaan warga.

‎Selain itu, dirinya juga berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para penerima.

‎"Bantuan ini bersifat emergency dan diharapkan bisa meringankan beban mereka yang tertimpa musibah," ujar H. Muhammad, pada Selasa, (19/08/2025).

‎Penyaluran bantuan ini sebagai bukti bahwa dana zakat yang dikelola BAZNAS Lombok Timur disalurkan dengan cepat dan tepat sasaran, tanpa pertimbangan apapun.

‎"Langkah ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya berzakat sebagai wujud solidaritas sosial,"tegas H. Muhammad.

‎Penyaluran bantuan ini dilakukan secara terkoordinasi oleh tim BAZNAS. Beberapa penerima bantuan dan kondisi mereka adalah sebagai berikut:

‎1. Muhammad Zaini dari Senyiur Keruak, yang mengalami amputasi kaki. Bantuan diserahkan langsung oleh Wakil Ketua III dan Wakil Ketua IV BAZNAS, didampingi oleh tim dokumentasi Yusnita.

‎2. Min dari Montong Beter Sakra Barat, yang menjadi korban kebakaran. Bantuan diberikan oleh Wakil Ketua I, Wakil Ketua III, dan Wakil Ketua IV BAZNAS, dengan tim dokumentasi yang sama.

‎3. Muhammad dari Lengkok Embuk, Wanasaba, yang menjadi korban bencana longsor. Bantuan diserahkan oleh Wakil Ketua II dan Kepala Bagian Pendistribusian, didampingi tim dokumentasi Usman.

‎4. Dolah dari Aik Perapa, Aikmel, yang juga menjadi korban kebakaran. Bantuan disalurkan oleh Ketua BAZNAS, Kepala Pelaksana, dan Kepala Bagian Pengumpulan, dengan tim dokumentasi Handirawan.

‎5. Evano dari Batu Blek, Aikmel, yang menderita tumor ganas. Bantuan serupa juga diserahkan oleh Ketua BAZNAS, Kepala Pelaksana, dan Kepala Bagian Pengumpulan, bersama tim dokumentasi Handirawan.

‎Dan ada tujuh titik lainnya diserahkan pada hari yang sama diserahkan dengan nilai total bantuan sebesar 36 juta.