Lombok Timur (FaktaOne) - Anggota Komisi V DPR RI, Mori Hanafi, menyentil pembangunan era Presiden Joko Widodo. Menurutnya, hampir semua bendungan yang dibangun, khususnya di Nusa Tenggara Barat tidak terpakai.
"Bendungan banyak dibangun zaman Jokowi. Tapi hampir semua bendungan tak terpakai," sebutnya saat rapat kerja dengan Menteri PU.
Legislator asal Bima itu menyebut, seluruh bendungan yang ada di NTB tidak memiliki irigasi.
"Contohnya bendungan Tanju, ada dua bendungan kita keluar 1 triliun. Tak terpakai l, dan tanah bermasalah," bebernya.
Parahnya lagi, Politikus Nasdem itu turut merasa prihatin lantaran banyaknya masalah pada tanah. "Saya datang langsung ditumpuki sertifikat sama masyarakat," ucapnya.
Tak ayal, di depan anggota Komisi V, juga Menteri, Mori secara lugas menyatakan era rezim lama jahat.
"Menurut saya rezim lama ini jahat. Pembangunan ini pendekatannya priyek. Dia tak peduli barang tak busa dipakai," sebutnya.
Pria yang sempat maju pada Pilkada NTB itu kemudian menyarankan agar eksekutif lebih selektif dalam pembangunan ke depannya.
"Ke depan bapak harus selektif. Bendungan itu mahal pak," saran Mori ke Menteri PU," sarannya.
Lebih jauh kata Ketua KONI NTB itu, upaya evaluasi ini lantaran ke depan pemerintah akan membangun 15 bendungan. "Ini evaluasi, apakah ke depan akan terbengkalai juga," pungkasnya.

Social Footer