Lombok Timur (FaktaOne) - Sejumlah saksi kembali diperiksa  Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lombok Timur. Pemeriksaan ini kaitannya dengan temuan beras diduga oplosan sebanyak ratusan ton.



Tepatnya berada di salah satu gudang di wilayah Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur.



Kasat Reskrim Lombok Timue, AKP I Made Dharma YP, kepada faktaone membenarkan jika pihaknya terus mendalami sejumlah pihak yang terlibat. Bahkan hingga hari ini, sejumlah saksi tambahan jalani pemeriksaan.



"Lagi proses.Saks saksi tambahan lagi diperiksa," jawab Perwira Balok tiga asal Bali itu.



Di sisi lain, ketika disinggung terkait adanya keterlibatan Pimpinan Bulog Lombok Timur, mantan Kasat Reskrim Lobar itu menegaskan sedang dalam upaya pendalaman.



"Masih di dalami," imbuhnya singkat.



Dalam proses ini, Dharma juga belum memberikan keterangan lebih jauh terkait apakah sudah ada calon tersangka.



Diberitakan sebelumnya, Polres Lombok Timur berhasil mengungkap adanya penyimpanan beras diduga oplosa di salah satu gudang di wilayah Kecamatan Sikur.



Tak main main, beras tersebut dalam jumlah besar. Data Satreskrim, ditemukan beras sebanyak 110 ton.



Di mana,  beras yang diduga oplosan tersebut diduga tidak sesuai aturan. Badan pangan  nasional (Bapenas) nomor 2 tahun 2023, tentang persyaratan mutu dan label beras.