SELONG 2/5/2026 – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur tengah menyiapkan skema perlindungan baru bagi warganya yang menunaikan ibadah haji. Dalam pelepasan 393 Jemaah Calon Haji (JCH) Kloter 9 di Asrama Haji Lombok, Sabtu (2/5), Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, mengungkap rencana integrasi jaminan sosial bagi para tamu Allah tersebut.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kebijakan ke depan akan lebih menitikberatkan pada aspek perlindungan risiko melalui kepesertaan BPJS yang dibiayai oleh pemerintah daerah.
Bupati mengakui bahwa saat ini dukungan Pemda masih terbatas pada pemberian seragam sebagai identitas fisik. Namun, ia menjanjikan perubahan signifikan dalam standar pelayanan melalui jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan.
“Tidak boleh jemaah haji tidak memiliki BPJS. Ke depan, Pemerintah akan membayarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan mulai tiga bulan sebelum keberangkatan hingga tiga bulan setelah kepulangan,” tegas Bupati Haerul Warisin.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa:
Keamanan Finansial: Jika terjadi risiko yang tidak diinginkan selama menjalankan rukun Islam kelima, ahli waris jemaah tidak akan terbebani secara ekonomi.
Kesinambungan Layanan: Perlindungan tetap aktif bahkan hingga masa pemulihan setelah jemaah kembali ke tanah air.
Mengenai fasilitas seragam yang diberikan tahun ini, Bupati menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan instrumen keamanan penting. Logo Lombok Timur pada seragam bukan sekadar hiasan, melainkan sistem pengenalan visual agar para jemaah dapat saling menjaga dan meminimalisir risiko jemaah tersesat di tengah kepadatan di Arab Saudi.
Bupati memaparkan data bahwa dari total 1,5 juta penduduk Lombok Timur, hanya 1.406 orang atau sekitar 0,09% yang mendapat kesempatan berangkat pada tahun 1447 H ini. Rendahnya rasio ini menekankan betapa istimewanya posisi para JCH yang dilepas hari itu.
Jemaah Kloter 9 ini dijadwalkan terbang menuju tanah suci pada Minggu, 3 Mei, dan diprediksi akan kembali ke tanah air pada 12 Juni mendatang. Dalam penutupnya, Bupati juga menitipkan pesan agar para jemaah mendoakan stabilitas keamanan dan kemajuan Kabupaten Lombok Timur agar terhindar dari segala bencana.

Social Footer